Sabtu, 19 April 2014

Elemen pompa injeksi

Elemen pompa injeksi seperti yang ditunjukkan pada gambar di samping, terdiri dari plunyer yang
terpasang dalam silinder dengan toleransi kecil sekali sekitar 1/1000 mm. Ketepatan pemasangan
menjamin kerapatan minyak bahkan pada saat tekanan injeksi yang sangat tinggi sekalipun, baik pada
putaran tinggi maupun pada putaran rendah.
Lobang/celah diagonal disebut alur kontrol (control groove), dipotong dalam bagian silinder atas plunyer.
Alur dihubungkan dengan bagian atas plunyer dengan lubang. Bahan bakar disuplai oleh pompa
pengalir bahan bakar ke elemen pompa injeksi, tahapan gerak bolak-balik plunyer adalah sebagai
berikut :
Pada saat plunyer berada pada mati bawah, bahan bakar mengalir melalui lubang pengisian dalam
silinder ke ruang penghantar di atas plunger (zero delivery) Ketika poros nok berputar, plunyer bergerak naik dan ketika permukaan atas plunyer mencapai tepi atas lubang pengisian, penekanan bahan bakar dimulai. Ketika plunyer bergerak ke atas, bahan bakar di dalam ruang bagian atas menekan dan membuka katup penyalur (delivery valve) dan mengalir mengalir keluar melalui pipa injeksi ke nosel.
Plunyer terus bergerak naik tetapi ketika tepi atas alur kontrolnya mencapai tepi bawah lubang pengisian bahan bakar berhenti ditekan. Selanjutnya gerak naik plunyer akan menyebabkan bahan
bakar sisa dalam ruang penghantar masuk melalui lubang bagian dalam atas plunyer mengalir turun
dan keluar melalui alur kontrol dan lubang pengisian, sehingga tidak ada bahan bakar lagi dapat
dilepaskan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar